Pertemuan Rutin Perdana Paguyuban Organis “St. Gregorius”


Pada hari minggu, tanggal 1 Februari 2015, Paguyuban Organis “St. Gregorius” Nandan khususnya Komunitas Organis Nandan mengadakan pertemuan rutin perdana di tahun 2015. Pertemuan ini dihadiri oleh anggota dari Komunitas Organis Nandan dan Romo Gregorius Kriswanta, Pr sebagai penasihat. Pertemuan dimulai tepat pada pukul 19.30 malam di lantai dua Pasturan Gereja Nandan.

Pertemuan ini dimulai dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Frater Lensi. Lalu, Bhaskara, salah satu anggota komunitas organis, memberikan pengantar dan menjelaskan tentang agenda yang akan dibahas termasuk penjadwalan pengiring selama Masa Prapaskah & Pekan Suci, sekaligus berdialog tentang persiapan tugas-tugas yang akan dilakukan oleh para organis Nandan selama Masa Prapaskah & Pekan Suci di tahun 2015.

Dalam kesempatan berdialog, Romo Kris menekankan kepada para organis Nandan bahwa sebagai organis harus mampu mengiringi sesuai dengan kemampuan koor yang diiringi. Idealnya memang organis mengikuti instruksi dirigen dan sifatnya mengiringi koor. Tetapi jika koor tidak mampu bernyanyi dengan baik maka organis harus mampu menutupi kekurangan koor, misalnya dengan membunyikan organ agak keras sehingga bisa memacu koor untuk menyanyikan not lagu dengan baik.

Romo Kris juga memberi motivasi dan masukan kepada para organis Nandan untuk lebih sering berlatih bersama sehingga para organis bisa saling mengevaluasi satu sama lain. Dengan begitu, kekurangan yang ada bisa dilihat untuk diperbaiki dan kelebihan yang ada bisa lebih ditingkatkan lagi sehingga organis dapat mencapai hasil yang maksimal ketika bertugas mengiringi di gereja.

Dalam dialog ini, para organis yang tergabung dalam komunitas juga merasa lebih bersemangat dalam bertugas mengiringi karena selama hampir satu tahun Paguyuban Organis Nandan berjalan sudah banyak kemajuan yang dialami. Pelayanan dalam misa harian dan mingguan sudah berjalan secara rutin, dan Paguyuban Organis Nandan juga sudah melayani misa-misa di lingkungan termasuk misa lingkungan, misa arwah, misa syukur, ibadat midodareni, dan ibadat mitoni. Lingkungan-lingkungan di Paroki Nandan pun merasa terlayani oleh adanya para organis yang semuanya berasal asli dari Paroki Nandan dan tidak lagi memikirkan budget untuk memakai jasa pengiring dari luar paroki.

Kemudian pertemuan ini dilanjutkan dengan pembahasan tentang penjadwalan organis selama Masa Prapaskah dan Pekan Suci di tahun 2015, khususnya bagi lingkungan-lingkungan di Paroki Nandan yang membutuhkan pengiring.

Pertemuan ini berakhir kira-kira pukul 21.00 malam, kemudian ditutup oleh doa penutup yang dipimpin oleh Frater Lensi.

Pertemuan pada malam itu berlangsung dengan lancar. Suasana akrab, saling men-support, dan saling membantu pada pertemuan ini benar-benar terbangun. Para organis bisa banyak berbagi pengalaman, masukan, dan kritik yang konstruktif. Para organis juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Romo Kris atas dukungan dan kepercayaan yang tidak pernah berhenti sejal awal berdirinya Paguyuban Organis Nandan. Meskipun organis-organis yang tergabung masih sangat muda dan minim pengalaman, tetapi Romo Kris selalu setia mendukung sehingga Paguyuban Organis Nandan bisa melaksanakan tugas pelayanannya sampai sekarang.

(Aji Bhaskara)

Posting Komentar

0 Komentar