JARINGAN PERSAUDARAAN ANTAR KELOMPOK DOA


Dalam rangka mendukung pertumbuhan kelompok-kelompok doa sebagai perwujudan Gereja menjadi persekutuan paguyuban-paguyuban serta membangun jaringan persaudaraan antar kelompok doa yang ada di Paroki Santo Alfonsus Nandan, maka diadakan pertemuan persaudaraan antar kelompok doa yang terselenggara pada Minggu, 24 Mei 2015 pukul 10.00 – 12.35 WIB di Joglo Antonio.

Acara tersebut dihadiri oleh 48 orang dari 7 kelompok doa di Paroki Santo Alfonsus Nandan yaitu JKKI, Legio Maria, Karismatik, Sta. Elisabet NGI, Sta. Monica Pogung Kidul, Meditasi Kristiani serta Kursus Evangelisasi Pribadi (KEP).
Kegiatan ini meliputi perkenalan antar kelompok doa serta penyampaian visi, misi dan kegiatan masing-masing serta dilanjutkan dengan pengajaran dari Romo Y. Dwiharsanto, Pr tentang “Prinsip Jaringan Paguyuban-paguyuban”.
Semoga dengan kegiatan ini, kelompok-kelompok doa dapat saling berkoordinasi untuk mewartakan Injil dengan doa dan ciri khas masing-masing dalam pengajaran Pastor Paroki dan seturut dengan visi – misi paroki agar paroki kita semakin berkembang.
PRINSIP JARINGAN PAGUYUBAN-PAGUYUBAN

Ciri-ciri Paguyuban (Kis 2:41-47)
41. Orang-orang yg menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira 3000 jiwa.
42. Mereka bertekun dlm pengajaran rasul-rasul dan dlm persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Kisah Para Rasul  2: 41-47
43. Maka, ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mukjizat dan tanda.
44. Dan semua yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama,
45. dan selalu ada dari antara mereka yg menjual harta miliknya lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.



Kis 2: 41-47
46. Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati sambil memuji Allah
47. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yg diselamatkan.

Ciri-ciri Paguyuban (Kis 2: 41-27)
1. Dibaptis
2. Bertekun dalam pengajaran para rasul
dan dalam persekutuan.
3. Selalu berkumpul untuk doa dan ekaristi
4. Rela berbagi
5. Bersatu hati, rutin bertemu, makan bersama dgn gembira, dg tulus memuji Allah, disukai semua orang.

Communion, Komunio, Komunitas
co + uni
Jumlah per paguyuban antara 15 – 30 jiwa

Antar Paguyuban (Communio) membentuk kerjasama dengan paguyuban yang lain Namanya menjadi “Communion of Communities”, Persekutuan Paguyuban-paguyuban.

Mengandung 5 Bidang Hidup Gereja
Liturgia (Doa, Ibadat, Liturgi)
Kerygma (Pengajaran Iman Katolik)
Koinonia (Persaudaraan)
Diakonia (Pelayanan Sosial)
Martyria (Kesaksian Iman)

Ciri-ciri Antar Paguyuban Dalam Paroki
Berkoordinasi untuk mewartakan Injil dengan doa dan ciri khas masing-masing dalam pengajaran Pastor Paroki

Kontributor Rm Yohanes Dwi Harsanto & Dewi Anastasia

Posting Komentar

1 Komentar