Misa Palma 2 - Minggu Pagi



Waktu sudah menunjukkan pukul 06.30 wib, umat sudah mulai berdatangan dan berkumpul di hamalan parkir dengan membawa daun palma.
Mereka dengan bergembira menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang masuk ke Yerusalem atau ke hati masing-masing umat.


Romo mengenakan Korkap warna merah, Korkap adalah mantel panjang tanpa lengan yang dipakai dalam upacara-upacara liturgi di luar Perayaan Ekaristi, misalnya dalam perarakan.
Didalam homilinya, romo Gregorius Kriswanta Pr mengajak umat untuk bergembira menyambut kedatangan Yesus di Yerusalem seta mengelu-elukan Dia.

Dengan diiringi lagu "Yerusalem, Lihatlah Rajamu", seluruh umat, koor, petugas misa dan romo berjalan berarak-arakan memasuki gereja sambil mengangkat daun palma.


Galeri foto klik disini

Setelah lagu pengantar kisah sengsara Yesus, petugas Pasio maju kedepan untuk membawakan kisah sengsara Tuhan Yesus Kristus menurut Injil Lukas.
Para pasionis membawakannya dengan sangat baik dan menyentuh hati, terutama saat Yesus wafat.

Dalam homili singkatnya, Romo Gregorius Kriswanta Pr mengatakan sangat terharu dan sedih, karena Yesus disalibkan karena orang-orang yang dekat dengan Dia terkena hasutan.
Karena hasutan tersebut Yesus menjadi korbannya, bahkan muridNya sendiri juga salah orang yang terkena hasutan.

Yesus berkorban untuk keselamatan manusia, maka kita sebagai umatNya mengikuti jejakNya dengan memanggul salib masing-masing menempuh jalan penderitaan menuju kebangkitan yang mulia.

Share on Google Plus

About Paroki Nandan

0 komentar:

Posting Komentar