Pelajaran Calon Komuni: “Mewartakan Sabda Allah dengan Gembira”

Pada hari Minggu 17 April 2016 Paguyuban Lektor mendapat kesempatan untuk memberikan pelajaran bagi anak-anak calon Komuni Pertama dalam rangka persiapan menyambut Tubuh dan Darah Kristus. Materi dalam pertemuan tersebut mengambil tema “Mewartakan Sabda Allah dengan Gembira”.

Kegiatan diawali dengan bernyanyi bersama dan permainan yang membuat anak-anak semakin bersemangat untuk mengikuti pelajaran. Sambil bernyanyi “Jalan serta Yesus” anak-anak berjalan dari ruang DonBosco menuju Gereja.

Di Gereja rekan-rekan dari Paguyuban Lektor memandu pelajaran. Materi diawali dengan pengenalan siapa itu Lektor dan apa tugas seorang Lektor. Anak-anak calon komuni sangat aktif dalam menjawab pertanyaan. Sebagian besar telah mengetahui apa saja tugas seorang Lektor. Yang perlu dipahami adalah seorang Lektor tidak hanya membaca di atas mimbar, tetapi membacakan Sabda Allah.

Tugas Lektor adalah tugas mulia, karena bagian dalam pewartaan. Untuk itu, Lektor disebut Pewarta Sabda. Bagi anak-anak calon komuni, mewartakan Sabda Allah dapat dilakukan di rumah, di sekolah, di Gereja, dan masyarakat. Melalui kesehariannya, anak-anak dapat mewartakan Sabda Allah dengan rajin belajar, berdoa, hidup jujur dan cinta pada sesama.

Galeri foto klik disini

Dalam kesempatan ini, rekan-rekan Paguyuban Lektor juga mengajak untuk mengenal Kitab Suci. Anak-anakpun aktif bersemangat menjawab pertanyaan yang diajukan seputar Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Sebagian besar juga sudah hapal nama-nama kitab yang ada di Alkitab.

Materi dilanjutkan dengan penjelasan singkat tentang tehnik-tehnik membaca yang baik. Anak-anak calon komuni sangat antusias untuk belajar membacakan Sabda Tuhan. Beberapa maju tampil membacakan teks Kitab Suci di Mimbar Sabda. Kesan-kesan yang disampaikan beberapa anak yang maju ke mimbar diantaranya:
  • -          membaca Kitab Suci itu seru
  • -          deg-degan tapi pengen lagi
  • -          ga boleh grogi, harus percaya diri
  • -          rasanya beda..tidak seperti membaca bacaan yang lainnya


Setelah mendapatkan beberapa materi dan pengalaman baru, sebagai materi penutup, ditanyakan ke anak-anak. Jadi, apa sebenarnya syarat menjadi Lektor??
Tentu saja syaratnya mudah….karena tugas Lektor adalah mewartakan Kabar Gembira, maka syarat utama menjadi seorang Lektor adalah hatinya harus bergembira JJJ

Rekan-rekan Paguyuban Lektor berharap semoga anak-anak ini nanti dapat menjadi penerus Lektor Nandan. Serta semoga mereka tumbuh dengan gembira dan menjadi pewarta Kabar Gembira baik dalam keluarga, sekolah, Gereja, dan masyarakat.


Kontributor: Theresia Karninda & Magdalena Emy
Share on Google Plus

About Paroki Nandan

0 komentar:

Posting Komentar