Perayaan Paskah Ibu-Ibu Paroki 2018


Perayaan Paskah Ibu-Ibu Paroki st. Alfonsus Nandan dilaksanakan pada hari Minggu 8 April 2018 mulai pukul 8.30 – 11.30 wib

Perayaan Paskah dengan tema “Mengasihi dengan kata dan perbuatan” dikoordinir oleh ibu-ibu dari St. Mateus wilayah Selatan. Yang istimewa dari acara kali ini adalah adanya kerjasama antara ibu-ibu Paroki, tim sosial Paroki dan tim kerja PIA. Hadir dalam acara Paskahan ini anak-anak berkebutuhan khusus serta ibu dan bapak yang akan diberi bantuan.

Acara dibuka dengan lagu dan doa pembukaan, dilanjutkan dengan renungan atau pesan Paskah yang disampaikan romo Dodit. Romo menyampaikan bahwa kabar kebangkitan diterima pertama kali oleh seorang ibu. Hal ini menunjukkan pentingnya peran ibu dalam menyampaikan suatu kabar suka cita. Jangan disalahgunakan untuk bergosip.  Para ibu juga mempunyai tanggung jawab sosial dan mengambil peran untuk ikut memperbaiki kondisi sosial yang ada. 

Selanjutnya anak-anak berkebutuhan khusus diundang maju ke depan untuk berfoto bersama romo dan diberi bingkisan dari tim kerja PIA. Adapun anak-anak tersebut adalah Lisa dan Claudia dari wilayah Utara, Reagan dan Suryanto dari wilayah Selatan. Karena ada tugas ditempat yang lain, Romo Dodit segera meninggalkan tempat setelah panitia menyerahkan hadiah kecil sebagai ucapan terima kasih.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua panitia yaitu ibu Apolina Sri Windarti dan Ibu Maryono selaku ketua Ibu Paroki. Keduanya menyampaikan kegembiraan bisa merayakan Paskah bekerjasama dengan tim sosial dan PIA dan bisa dirasakan bersama manfaatnya. 

Disampaikan terima kasih kepada semua ibu-ibu yang rela berpartisipasi menyisihkan dana Rp 5000,- untuk disatukan dengan dana dari Tim sosial yang digunakan untuk member bingkisan kepada KLMTD yang diajukan oleh lingkungan-lingkungan. 

Acara demi acara mengalir. Pengisi acara kali ini dari ibu-ibu wilayah Barat dan wilayah Utara. Wilayah Barat diwakili mbak Tina seorang ibu muda yang enerjik. Beliau meyampaikan renungan yang ditulis oleh Merry Riana yang memberi semangat bagi para ibu dalam situasi apapun…. 

…..tetaplah bersyukur di saat sulit sekalipun 
Tetaplah percaya walau kita belum bisa melihat segalanya 
Tetaplah setia walaupun kita tahu ini bukan saat yang mudah …. 
Percayalah semua akan indah menurut rencanaNya. 

Ibu-ibu Wilayah Utara menyampaikan drama satu babak tentang perselingkuhan suami namun berakhir dengan kasih yang memaafkan. 

Sambutan yang lain disampaikan oleh pak Thomas selaku wakil Ketua Dewan. Beliau menyampaikan kesedihannya karena hanya disusui sebentar saja. Namun beliau kembali bahagia akan kasih seorang ibu dan sekarang melihat peran ibu-ibu dalam kehidupan. 

Anno Heriyanto seorang anak berkebutuhan khusus menampilkan kebolehannya dalam tarik suara. Dia menyanyikan lagu D’massive yang membuat semua yang hadir hening dan tak kuasa menitikkan air mata terharu… lirik lagu tersebut sangat mengena dan menusuk kalbu kita yang dilahirkan normal namun sering kurang mensyukuri anugrah-Nya.

 ..Jangan menyerah… hidup adalah anugrah… syukuri yang ada… 

Terima kasih Anno… terima kasih Ibu Lina yang luar biasa dalam mendampingi Anno. Penampilan yang lain Lisa juga anak berkebutuhan khusus memainkan instrument lagu dengan keyboard. 

Sungguh mengharukan dan bangga bahwa mereka yang berkebutuhan khusus mampu menjalani hidup dengan penuh syukur. Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita yang terlahir normal. 

Keseluruhan acara ditutup kurang lebih pukul 11.00 dengan doa penutup dan doa makan, lalu dilanjutkan santap siang bersama nasi liwet yang telah disiapkan panitia. 

Ada kasih, ada pengorbanan, ada kemenangan, ada harapan baru Kegelapan telah dikalahkanNya Selamat Paskah, Tuhan memberkati #Lily

Galeri foto klik disini

Share on Google Plus

About Paroki Nandan

0 komentar:

Posting Komentar