Hari Raya Kenaikan Tuhan


Warta Paroki. Kenaikan Yesus Kristus adalah peristiwa yang terjadi 40 hari setelah Kebangkitan Yesus, di mana disaksikan oleh murid-murid-Nya, Yesus Kristus terangkat naik ke langit dan kemudian hilang dari pandangan setelah tertutup awan, seperti yang dicatat dalam bagian Perjanjian Baru.

Gereja Paroki St Alfonsus Nandan mengadakan misa Hari Kenaikan Tuhan Yesus pada rabu sore (10/05/2018), misa dipimpin oleh romo Antonius Dodit Haryono, Pr.

romo Antonius Dodit Haryono, Pr
Dalam homilinya romo Dodit menyampaikan, kata "naik" memiliki makna membuat orang menjadi bangga dan merasa lebih tinggi dan begitu hebat.Contonya, siswa-siswi yang naik kelas menjadi bangga dengan prestasinya, naik jabatan, naik gaji juga menjadi kebanggaan.

Tetapi naik juga bisa membuat orang menjadi kawatir bahkan takut, seperti saat periksa di dokter dan hasilnya kolesterol, gula darah, tekanan darah naik semua!  Atau kenaikan BBM dapat menjadikan situasi yang tidak mengenakkan.

Sesudah kebangkitanNya dari antara orang mati, selama 40 hari Ia berulang-ulang kali menampakkan diri kepada murid-muridNya. Bahkan bukan hanya sekedar menampakkan diri, tetapi juga berdialog dan makan bersama-sama dengan mereka. 

Angka 40 memiliki makna yang dalam, antara lain :

  1. Dalam Perjanjian Lama dalam kisah Nuh, Allah menurunkan hujan ke atas bumi 40 hari 40 malam lamanya.
  2. Musa dipilih Tuhan untuk memimpin bangsa Israel menuju Tanah Perjanjian, namun dalam perjalanannya mereka harus melewati padang gurun. Seharusnya sekalipun dalam kelompok besar, hanya dibutuhkan waktu beberapa minggu dari Mesir menuju Kanaan. Namun bangsa Israel harus menjalaninya selama 40 tahun. 
  3. Yesus berpuasa selama 40 hari 40 malam
  4. 40 hari Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya.
Kenaikan Tuhan Yesus bukan suatu perpisahan, sebab ia tetap hadir dalam Roh Kudus. Kenaikan Tuhan Yesus ke surga menegaskan bawa para murid-Nya telah dewasa dalam iman. 

Untuk menjadi dewasa orang perlu di didik keluar dari zona nyaman.  Begitu juga dengan para rasul, mereka di didik menjadi dewasa dalam iman.

Dalam bacaan Markus 16:15-20 :
Yesus menegaskan "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala mahluk"
Mereka yang percaya kepada Kristus dimampukan "mengusir setan, memegang ular dan minum racun maut " yang berarti mampu mengalahkan kejahatan. 

Walaupun telah naik ke surga, Yesus tetap bersama secara rohani melalui Roh Kudus-Nya. Dengan cara demikian Ia mendorong para murid-Nya untuk memulai misi mereka, yaitu "Pergi ke seluruh dunia untuk mewartakan Injil.



Share on Google Plus

About Paroki Nandan

0 komentar:

Posting Komentar