Relung-relung Renung "Kasih itu didasari atas martabat kita sebagai citra Allah yang adalah Kasih"


Tuhan Yesus dalam Injil hari ini menegaskan tiga hal dalam menghidupi perintah kasih :

  1. Tinggal di dalam kasih-Nya
  2. Kita adalah sahab-sahabat Yesus
  3. Kasihilah seorang akan yang lain.

Kasih itu budak didasari atas suatu nafsu seksual, tetpi martabat kita sebagai citra Allah yang adalah Kasih (1 Yoh 4:8).  Oleh karena itu, Tuhan Yesus mengundang kita untuk terus-menerus menyatu dalam dia agar kita tumbuh berkembang dalam kasih sejati.  Dengan kasih sejati itulah, kita akan menjadi sahabat bagi setiap orang sehingga mampu mengasihi secara tulus dan bukan justru rekayasa penuh modus.

Tantangan kita di zaman ini justru tidak mudah manakala banyak orang alergi menjadi sahabat bagi yang lain dan cenderung justru lebih mudah memusuhi dan menempatkan orang lain sebagai saingan dan lawan yang harus dikalahkan.  Begitu pula banyak orang lebih suka membangun benteng pertahanan diri daripada jembatan yang saling menghubungkan satu di antara lainnya.

Mari kita terus viruskan semangat kasih sejati sebagaimana tuhan Yesus perintahkan kepada kita.  Kasih itu bukan hanya diomongkan dan didiskusikan, tetapi harus diwujudkan dan dilakukan dengan sepenuh hati.  Bacaan kedua (1 Yoh 4:7-10) menegaskan hal itu kepada kita sebagai orang-orang yang mengenal Allah.  Semoga kita semua semkain menjadi sahabat yang penuh kasih dan terus menyatu dalam Allah Sang sumber Kasih ***d2t

Share on Google Plus

About Paroki Nandan

0 komentar:

Posting Komentar