Konspirasi batin minggu, 17 Juni 2018, "Regnum Dei"

Kerajaan Allah, yang dalam versi Latin (Vulgata) disebut Regnum Dei, sebenarnya lebih berbicara tentang "Reign"(pemerintahan) ketimbang "kingdom". Regnum Dei bukan Pertama-tama soal suatu tempat di mana ada rakyat dan raja, namun soal suasana di mana Allah memerintah/meraja.

Tak heran, Yesus mengumpamakannya dengan hal yang kecil, samar, dan tak terlihat: biji sesawi, pertumbuhan, malam hari. Yang bisa kaulihat dari kerajaan Allah adalah buahnya: kebaikan, kesabaran, kelemahlembutan, pengampunan, ketaatan iman, dan banyak lagi. Semua itu adalah buah dari Allah yang meraja dalam hati manusia, termasuk hatimu.

Bila Allah meraja di hatimu, bukankah kamu akan selalu terdorong mengusahakan kebaikan? Bukankah kamu akan hidup sesuai perintah dan kehendak Sang Raja? Kerajaan Allah akan dirasakan orang di sekitarmu ketika kamu mau menampakkan buahnya lewat sikap dan perbuatanmu. Ia memberimu daya untuk mewujudkannya; untuk terus bertumbuh dalam iman.

Yesus tak ingin kamu terobsesi mengejar dan meraih Kerajaan Allah, seolah Kerajaan itu ada jauh di luar dirimu. Kerajaan Allah bersembunyi di relung hatimu yang terdalam. Yesus ingin kamu terobsesi menampakkan buah-buah Kerajaan itu.🏰👑
Share on Google Plus

About Paroki Nandan

0 komentar:

Posting Komentar