Lingkungan Santo Demetrius Kutudukuh Adakan BKSN 2026


Berita Kegiatan Lingkungan Santo Demetrius Kutudukuh dalam Merayakan Bulan Kitab Suci dan Musim Penciptaan

“Memaknakan Sabda Bahagia: Aksi Nyata dalam Menjaga Keutuhan Ciptaan Tuhan”

Dalam rangka memperingati Bulan Kitab Suci dan Musim Penciptaan (Season of Creation), sekitar 25 umat lingkungan Santo Demetrius Kutudukuh mengikuti kegiatan yang penuh makna dan keceriaan. Kegiatan ini diselenggarakan di Rumah Ibu Endang pada hari Kamis, 10 September 2026, mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.  


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ibu V. Lily Astuti, yang mengarahkan peserta untuk mengenal dan memahami Sabda Bahagia melalui cara yang unik dan interaktif. Salah satu rangkaian kegiatan yang menarik adalah permainan menerjemahkan Sabda Bahagia dengan bahasa tubuh. Peserta secara bergiliran memperagakan satu per satu sabda tersebut, sementara peserta lainnya mencoba menebak. Meskipun ada yang mengalami kebingungan sesaat, dengan bantuan teman-teman, mereka akhirnya mampu memperagakan dengan baik. Suasana riuh tawa dan tepuk tangan mengiringi setiap keberhasilan dan kekeliruan, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh semangat.  


Selain itu, dilakukan sesi sharing pengalaman sehari-hari yang dikaitkan dengan makna Sabda Bahagia. Pak Kianto turut memperagakan cara mengolah sampah dapur menggunakan biokatalis. Ia menunjukkan langsung proses penyemprotan biokatalis pada sampah dapur yang kemudian dimasukkan ke dalam pot berisi tanah separuh dan ditanami tanaman ginseng Jawa serta kemangi sebagai contoh. Menurut beliau, salah satu kebahagiaan adalah ketika kita tidak memiliki sampah, dan jika ada, kita bisa mengolahnya menjadi berkah dan manfaat.  


Para peserta sangat antusias dan menyatakan keinginan untuk belajar lebih jauh tentang pengolahan sampah ini, sebagai bentuk nyata dari upaya menjaga keutuhan ciptaan dan bersinergi dengan alam. Melestarikan ciptaan adalah perwujudan dari Sabda Bahagia itu sendiri, yang mengajarkan kita untuk merawat dan menjaga ciptaan Tuhan sebagai bentuk nyata dari kasih dan syukur kita kepada-Nya.  


Dalam komentar penutup, Bapak Bambang, selaku Ketua Lingkungan, menegaskan bahwa salah satu wujud Sabda Bahagia adalah bagaimana ilmu dan keterampilan yang dimiliki dapat disalurkan dan memberi manfaat nyata dalam memecahkan masalah kehidupan sehari-hari.  

Kegiatan ini menunjukkan bahwa melalui edukasi dan kolaborasi, kita dapat menjaga dan melestarikan ciptaan Tuhan dengan langkah kecil yang berdampak besar. Semoga semangat ini terus membara dalam setiap langkah umat lingkungan Santo Demetrius Kutudukuh, sebagai wujud nyata cinta dan syukur kepada Sang Pencipta.

(Kianto) 


(St. Demetrius Kutu Dukuh)


Posting Komentar

0 Komentar